Aku sudah membuat janji untuk bertemu dengan Tania di depan blok M square pada jam 6 malam. Waktu aku datang ke sana, sedang ramai dan ada banyak orang yang memakai kostum anime dari Jepang. Karenanya, aku susah mencari dia. Sudah beberapa menit, aku bisa bertemu dengan dia dan kami berkeliling jalan-jalan ramai. Di samping jalan itu ada banyak warung masakan Jepang. Aku merasa rindu Jepang karena festival ini sangat mirip festival yang diadakan di kotaku. Kami berkeliling jalan beberapa kali sambil mengobrol dan makan masakan Jepang. Aku makan Gyouza, Taiyaki, Okonomiyaki dan Ringoame.
Hal yang paling menyenangkan di antara Ennichisai adalah aku bisa melihat Omikoshi. Omkoshi adalah kendaraan untuk naik ketika dewa keluar dari kuil. Di Ennichisai ada tiga Omikoshi mewah. Sebelum selasai Ennichisai pada malam, ada seperti parade yang memakai Omikoshi. Menurut aku saat itu paling menarik di antara Ennichisai.
Cerita berikutnya tentang liburanku adalah aku bisa bermain selancar di Bali. Bali ada banyak pantai dan wisatawan berkunjung untuk bermain selancar. Sebelum datang ke Bali, aku memesan program untuk melatih selancar di Airbnb. Harga program yang bisa melatih selancar selama 2 jam Rp150.000. Program ini termasuk air mineral tetapi tidak termasuk papan selancar jadi aku harus menyewa papan selancar di pantai. Hari itu aku dan dua orang lain akan mengikuti program itu.
Sebelum mulai bermain selancar, aku ada janji untuk bertemu pelatih di Bali Bakery pukul 13.45. Karena itu, aku mengganti pakaian untuk bermain di pantai dan berangkat ke sana dari hostel tempat saya menginap. Ketika aku sampai di Bali Bakery, siapapun belum datang di sana. Setelah beberapa saat, aku bisa bertemu dengan pelatih bernama Moly di Bali Bakery tetapi dua orang lain masih belum datang karena ada macet. Mereka segera datang, kami berpindah di Pantai Kuta. Di sana sudah penuh orang yang bermain selancar. Kami menyewa papan selancar dengan Rp80.000 di pantai laut.
Pertama aku berlatih di atas papan selancar yang dibentuk di atas pasir. Setelah itu aku cukup melakukan senam persiapan dan membawa papan selancar besar dan memasuki pantai. Ombaknya besar dan aku merasa susah membawa sambil berjalan di dalam pantai. Ketika datang di pantai berjarak 30m dari tepi, aku coba bermain selancar. Saat itu Moly membantu aku karena aku belum pernah coba selancar jadi tidak tahu kapan aku harus berenang dan berdiri di atas papan selancar. Aku bisa berdiri di atas papan selancar sendiri pertama kali. Aku merasa sangat senang dan angin terasa nyaman. Hari itu aku berlatih rajin selama 2 jam. Aku ingin menjadi lebih baik bermain selancar.
Di sana ada banyak toko baju yang didiskon jadi aku mau membeli sweater. Karena Australia masih musim dingin tetapi aku kurang membawa pakaian untuk musim dingin. Ketika kami berkeling-keling di mall, aku menemukan sweater dan tas yang menarik di POLO RALPH LAUREN. Warna sweter dan tas bagus dan ada diskon 50% dari harga biasa jadi aku membeli lansung itu. Sudah selesai berbelanja, kami lapar sekali jadi makan hamburger di restoran yang direkomendasikan temanku. Hamburger itu sangat besar jadi susah makan dan mahal tetapi enak jadi aku merasa cocok. Kami merasa senang karena bisa membeli baju lebih murah dan makan masakan enak. Oleh karena itu, kami pulang ke ramah sambil menyanyi lagu Jepang.Suatu hari dalam satu minggu, kami ada janji untuk pergi ke kota sedikit jauh tetapi kami bangun sangat terlambat. Oleh karena itu, kami harus ganti janji. Setelah bangun, temanku membuat pasta tomat untuk makan siang. Pasta tomat yang dibuat dia enak sekali. Maturi menjadi memasak lebih pintar daripada waktu dia ada di Jepang. Selama satu minggu, dia sering memasak masakan Jepang dan lain-lain untuk aku jadi aku mencuci piring setiap kali. Sudah selesai makan siang, kami pergi ke mall Outlet dengan trem. Cerita terakhir dan paling menyenangkan dalam liburanku adalah bisa bertemu dengan teman di Gold Coast, Australia. Gold Coast adalah tempat wisata yang terletak di tenggara Australia dan banyak orang Jepang tinggal di sana. Temanku yang bernama Maturi tinggal di sana selama lebih dari satu tahun. Naik pesawat terbang sendirian selama sekitar jam 10 membuat aku merasa khawatir dan takut. Namun, aku merasa lebih senang karena bisa bermain bersama teman.
Liburan semesterku sangat menyenangkan karena aku bisa mengikut Ennichisai di Jakarta, aku bisa bermain selancar di Bali dan aku bisa bertemu dengan teman di Australia. Aku mau menghabiskan liburan yang lebih seru tahun depan.