Mahasiswa KSU dan Universitas Sanata Dharma Gelar Kelas Diskusi Lintas Budaya

Universitas Sanata Dharma kembali menjadi ruang pertemuan lintas budaya melalui kegiatan kelas diskusi yang mempertemukan mahasiswa dari Kyoto Sangyo University (KSU), Jepang dengan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Sanata Dharma. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pertukaran budaya sekaligus kesempatan bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan komunikasi lintas bahasa dan budaya dalam suasana yang interaktif dan kolaboratif.Pada sesi pertama, mahasiswa mengikuti kelas bersama Bapak Danang Satria Nugraha dengan tema “Inilah Diriku.” Dalam kelas ini, para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil yang terdiri dari mahasiswa Indonesia dan Jepang. Melalui diskusi santai, mereka saling memperkenalkan diri dan berbagi cerita mengenai kehidupan sehari-hari.

Beberapa topik yang dibahas dalam kelompok antara lain salam dan perkenalan diri, hobi atau aktivitas favorit, serta makanan dan minuman kesukaan. Melalui percakapan tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar mengenal satu sama lain, tetapi juga memahami perbedaan kebiasaan dan budaya yang ada di kedua negara. Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh antusiasme, dimana mahasiswa saling bertukar pengalaman serta memperluas wawasan budaya mereka. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kelas kedua bersama Ibu Rishe Purnama Dewi yang mengangkat tema “Permainan Tradisional Indonesia.” Pada sesi ini, mahasiswa diajak untuk mengeksplorasi berbagai permainan tradisional yang ada di Indonesia.

Kegiatan kelas diskusi ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bahasa, tetapi juga menjadi pengalaman berharga dalam membangun pemahaman lintas budaya. Interaksi langsung antara mahasiswa KSU dan mahasiswa Universitas Sanata Dharma membuka kesempatan untuk saling belajar, menghargai perbedaan, serta mempererat hubungan akademik dan budaya antara Indonesia dan Jepang. Melalui kegiatan seperti ini, Universitas Sanata Dharma terus berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada interaksi global yang nyata. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlangsung di masa mendatang sebagai bagian dari upaya memperluas perspektif mahasiswa dalam menghadapi dunia yang semakin terhubung.

 

(MHS/LBUSD)

Scroll to Top