oleh Lin Yuxin

Murid Privat asal Tiongkok

(terinspirasi dari kejadian nyata)

Di Wuhan saat ini, sebagian besar restoran dan toko tutup karena orang-orang tidak bisa keluar. Orang-orang tidak bisa keluar rumah karena ada virus Corona. Sebelumnya orang membeli sayuran segar di pasar, tapi sekarang pasar juga tutup. Dalam keadaan seperti itu, hanya ada sedikit tempat yang menjual sayuran dan makanan pokok. Sumber makanan untuk rumah sakit menjadi sangat penting.

Sejak virus corona terjadi, ada sebuah restoran yang memasok makanan untuk rumah sakit. Restoran ini membeli bahan-bahan dari supermarket besar setiap hari untuk memastikan bahan-bahannya aman. Ijin adalah pemilik restoran tersebut. Ijin memasak setiap hari untuk membantu orang-orang di Wuhan. Dulu hanya ada 5 orang yang membantu Ijin. Lalu sekarang, orang tua Ijin juga ikut membantunya. Setiap hari, jam 11 siang, ada seseorang yang pergi ke restoran itu untuk mengambil makanan lalu mengirim ke tujuannya.

Mereka membuat 700-1000 porsi per hari dan menjual ke rumah sakit dengan harga lebih murah dari ongkos bahan-bahannya. Pemilik restoran hanya memiliki waktu tidur empat jam setiap hari.  Ketika ditanya mengapa dia memilih untuk melakukan ini, dia berkata, “Saya melihat dokter dan perawat rumah sakit bekerja begitu keras, dan hanya ingin melakukan sedikit untuk membantu. Saya tidak melakukan apa-apa.”

Dulu, suami Ijin mau memberi harga pada makanan itu lebih murah dari sekarang. Saat itu, suaminya berpikir harga makanan hanya 8 Yuan saja. Tetapi Ijin berpikir kalau ongkosnya seperti itu aset mereka tidak bisa mendukung mereka melakukan hal ini untuk waktu yang lama. Akhirnya, Ijin menjual makanan itu dengan harga 16 Yuan. Harga makanan 16 Yuan di Wuhan di saat normal termasuk sangat murah. Sehingga di saat darurat ini, harga 16 Yuan menjadi murah sekali karena sumber makanan yang aman harganya sudah naik dan jumlahnya menjadi sedikit.

Di dinding restoran itu ada tulisan berbunyi: “Orang-orang selalu mencari sesuatu, dan melihat jauh ke atas, serta mendukung kehidupan dan jiwa. Setiap orang memiliki caranya sendiri.” Ijin melakukan dengan caranya sendiri. Dia memilih untuk membantu orang-orang yang sedang melawan virus Corona dengan cara memasak makanan untuk mereka. Ada orang-orang seperti Ijin berkumpul di Wuhan tentu akan menjadi lebih baik. Jiayou!