oleh Sister Inmaculada Viserda, NSC.
Murid Privat asal Spanyol
Maria Rosa Molas lahir di kota Reus, negara Spanyol, 24 Maret 1815 dan wafat di desa Jesus, 11 Juni 1876. Pada tahun 1815 perang antara Spanyol dan Prancis baru saja berakhir. Periode itu adalah periode yang sulit untuk semua orang di negara Spanyol tetapi mereka memiliki harapan dan semangat untuk membangun kembali negara mereka. Peperangan itu menyebabkan kelaparan, kemiskinan dan penyakit bagi banyak orang. Walaupun situasi seperti itu, orang tua Maria Rosa Molas menanamkan nilai-nilai agama katolik di dalam hatinya khususnya cinta kasih kepada Tuhan Yesus dan Bunda Maria.
Selama masa remajanya, Maria Rosa Molas belajar di sekolah, membantu ibunya, membantu Suster-Suster di rumah sakit untuk melayani orang sakit dan menghabiskan banyak waktunya untuk berdoa. Waktu itu cinta kasih Tuhan Yesus semakin besar di dalam hatinya. Dia merasa bahwa Tuhan Yesus memanggilnya untuk melayani Tuhan secara penuh dan melayani orang yang menderita. Kemudian ketika umurnya 16 tahun, dia memutuskan untuk mengikuti Tuhan Yesus di Komunitas para Suster di ruah sakit. Tetapi ayahnya marah terhadap keputusannya dan tidak membiarkannya pergi ke Komunitas Suster. Maria Rosa Molas tidak kecewa dengan keputusan ayahnya. Dia masih baik terhadap ayahnya dan menunggu kesempatan untuk menjawab panggilan Tuhan Yesus. Akhirnya Maria Rosa harusmenunggu selama 10 tahun untuk memenuhi keinginannya.
Pada tanggal 6 Januari 1841 Maria Rosa menjadi bagian dari Komunitas Suster-Suster di rumah sakit untuk menjawab panggilan Tuhan Yesus dan menjadi seorang Suster. Sejak saat itu, dia menjadi pewarta sukacita penghiburan Allah. Kata Maria Rosa: “Saya hanya menginginkan orang miskin dilayani dan Allah dipuji”. Sabda Allah terpenuhi di dalam kehidupannya: “Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati! (Luk 6:36)